Ok ini cuma catatan pendek sebelum tidur.
Sore ini baru saja kelar ujian di Mie Gakuen.
Awalnya saya santai-santai saja karena saya pikir saya akan ikut ujian susulan, karena hari Jumat kemarin saya tidak datang ke kelas. Namun apa yang terjadi sodara2? ternyata teman sekelas saya yang 3 orang lainnya itu juga tidak datang! o_O;
Saya baru saja meletakkan tas dan mengeluarkan lembar latihan (akhirnya ketemu) ketika sensei kemudian mengatakan “ok, kita harus cepat, supaya nanti waktu ujiannya cukup” heks! o_O; apa saya tidak salah dengar?? Bukannya saya takut ujian, saya tidak khawatir soal bunpo, yang saya khawatirkan adalah si 「漢字」 ini. Dan kalau memang saya harus ujian kanji malam ini, saya benar-benar nyerah karena satu pun tidak ada yang nyantol di otak saya kecuali kanji 「石北直之」kalo yang ini saya hapal mati! heheh.
Dengan mengerahkan segala daya ingat yang ada (setidaknya selama weekend kmrn saya belajar dan mengerjakan beberapa latihan) dan yak! ujian dimulai!.
Ada 3 lembar soal dan sekitar 8 atau 9 bagian. Dua bagian terakhir adalah kanji. Kanji bagian pertama berupa kalimat. Kami (para murid) harus menuliskan furigana di atas para kanji tersebut. Untuk bagian ini ada 20 soal. Lumayan menguras otak (menarik sekali sebenarnya).
Bagian kedua ada 20 soal juga. 20 hiragana yang harus diterjemahkan ke dalam kanji (beberapa tidak saya isi, otak saya sudah menyerah)
Sebenarnya bunpo tidak begitu sulit tetapi karena otak saya sudah keriting setelah mengerjakan kanji, dan diburu-buru waktu (jam sudah menunjukkan angka 9 ketika saya beralih dari kanji ke bunpo), otak ini tidak dapat berpikir dengan maksimal. Bayangkan masak saya bisa-bisanya lupa cara menulis 「な」. Bodohnya~~Akhirnya, selesai tidak selesai dikumpulkan karena waktu sudah habis.
Ada hal yang bisa saya ambil dalam ujian ini. Kanji memang sulit sekali, bahkan orang jepang pun tidak semuanya hapal mati kanji. Namun, kanji sangat menarik untuk dipelajari (untuk saya lho hehe). Dalam perjalanan pulang saya berpikir “kenapa ada yg namanya kanji sih??” tetapi saya malah tambah bersemangat untuk belajar. Saya masih penasaran. Saya pasti bisa dan saya harus bisa! Saya bertekad untuk tidak mengendurkan semanagat saya belajar. Masih banyak hal yang harus saya pelajari.

Kanji! Saya pasti bisa menaklukkanmu! HUH!

November 26, 2009 at 14:48
Mangkanya daripada ribet sama kanji, mending belajar bahasa Sunda ajah. okeh ?
December 7, 2009 at 14:44
beuuh, bhs sunda! pelajaran yg paling gw benci pas SMP, mana gurunya centhil bgt, pake perhiasan serba emas, seett daahh
November 28, 2009 at 03:34
I’m also learning Chinese characters, not kanji, which is Japanese, bu traditional Chinese. Because I want to go to Taipei
December 7, 2009 at 14:47
Whoa, you understand my Bahasa post? Well, originally, Japanese Kanji derives from Chinese ancient letters, so I guess it sometimes has similar meaning, but I think Chinese is more difficult. You’re learning mandarin, that’s good to know
Anw, Thanks for visiting and reading
December 1, 2009 at 00:45
Wahh iya ya, kenapa pula ada huruf jawa…
December 7, 2009 at 14:48
karena ada suku jawa, betul begitu? hehehe ^^ thanks for visiting
December 8, 2009 at 00:55
Nambah dikit ah
Kanji = huruf Chinese
FYI
Karena sejarahnya, orang Jepang dulu belajar bahasa sama orang China. Lalu dikembangkan menjadi kanji, hiragana dan katakana. Kalau sudah bisa bahasa China/Mandarin, pasti bisa baca buku Jepang (yg all Kanji). Karena artinya sama. CMIIW
December 9, 2009 at 00:07
betchul sekali mang yaddutz!