Dolce Vita! Atau juga berarti hidup yang manis. Dua kata ini yang pantas digunakan untuk menggambarkan akhir minggu saya kemarin. Dua hari yaitu Jumat (28/10) dan Sabtu (29/10) hidup saya terasa manisss sekali karena saya mendapat kesempatan untuk datang ke Festival Cokelat (Festa Del Cioccolato) di Cosenza.
Hari Jumat saya berangkat bersama teman-teman Turki saya. Sebenarnya teman-teman Indonesia juga mau ikut, tapi karena ada dua orang teman yang berulang tahun jadinya mereka sibuk mempersiapkan pesta sendiri hehe. Rombongan kami berjumlah 10 orang. Sembilan Turki dan satu Indonesia (saya dihitung orang Turki juga deh, gimana? Hehe). Kami naik bis dari depan kampus. Saya tergopoh-gopoh membeli tiket bis sedangkan teman-teman yang lain mencari-cari mana bis yang harus kami naiki. Maklum kami semua pendatang baru di negara ini, jadi kalo nyasar, ya nyasar bareng-bareng deh.
Perjalanan menuju Cosenza hanya ditempuh dengan waktu sekitar 20 menit. Kami sampai di Autostazione (terminal bis utama di Cosenza) pukul 5 lebih sedikit. Saya menyempatkan bertanya pada seorang bapak pedagang kaki lima tentang festival coklat ini. Saya sempat khawatir tidak akan menemukan lokasinya karena sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kami melewati Corso Mazzini dan menyempatkan bertanya sana sini tentang lokasinya.
Setelah berjalan sekitar satu jam (diselingi dengan acara beli makan & sepatu) akhirnya kami ketemu juga dengan festival ini. Pintu masuk berupa gapura berbentuk setengah lingkaran dengan tulisan “Benvenuti Festa del Cioccolato” menyambut kami. Karena baru saja dibuka, jumlah pengunjung belum terlalu banyak.
Di sini ada puluhan tenda yang masing-masing menyajikan coklat dengan ciri khas masing-masing. Satu buah tenda besar di dekat pintu masuk menyajikan segala macam pasta rasa coklat. Ravioli coklat, fettucine coklat, pokoknya serba coklat. Pengunjung harus membeli voucher terlebih dulu yang kemudian ditukarkan dengan sepiring pasta coklat. Tentu saja harus sabar mengantri karena yang pesan banyak banget. Satu piring Ravioli coklat panas adalah 3 Euro. Mahal sih memang tapi cukup mengenyangkan perut, lho.
Satu makananan yang paling popular dan yang paling banyak diminati pengunjung dalam festival ini adalah Waffellini. Ini adalah wafel berbentuk seperti donat dan ditusuk kemudian dioleskan dengan coklat leleh dan ditaburi dengan serutan coklat putih, kacang, atau meyses. Rasanya? Maniss dan enak (menurut teman-teman Turki saya).
Ada banyak hal yang bisa dilihat di dalam festival ini. Coklat dari berbagai macam bentuk dan filling tersedia di sini. Ada satu yang unik yaitu Coklat rasa cabai. Sumpah saya nggak mengada-ada. Satu kantong kertas ini harganya 2 euro. Menurut cerita teman saya, coklat ini rasanya enak. Manis bercampur pedas. Hmm…nggak kebayang deh. Berhubung saya cuma bawa uang pas-pasan dan lagi ngidam chocoballs, akhirnya saya membeli bola-bola coklat seharga 2 Euro untuk mengganjal perut.
Festa del Cioccolato merupakan salah satu jenis Sagra atau Food Festival. Acara ini digelar oleh pemerintah lokal Cosenza tiap tahunnya pada akhir bulan Oktober. Tahun ini adalah yang ke-9 kalinya festival 3 hari ini (28-30 Oktober 2011) ini diadakan. Di Italia, ada bermacam-macam sagra. Bagi para turis, event semacam ini memiliki daya tarik tersendiri karena mereka dapat menikmati kuliner khas Italia. Semua hidangan terasa berbeda karena dimasak dan disajikan langsung oleh penduduk lokal. Selain cokelat, pengunjung juga bisa menikmati pemandangan khas kota tua Cosenza (Cosenza Vechia) di atas bukit. Indah!
Kaki saya sudah pegal. Kepala saya mulai pening karena angin dingin. Waktunya mengejar bis dan pulang ke rumah. Sampai ketemu di Festa del Cioccolato tahun depan!
PS:
Thanks to Ayşe Hümeyra for the pictures









3 responses to “Pesta Cokelat!”
Clara Croft
October 31st, 2011 at 18:41
Gimana rasanya ya cokelat cabe itu? Hmm, tapi sayang juga kalo beli trus ga abis dimakan, xixixi, 2 Euro :p
Asop
November 2nd, 2011 at 21:37
Uh-oh, saya mau tanya, ada cokelat yang berprotein tinggi dan tidak mengandung gula, nggak? Kalo ada, saya mau.
diketik
November 6th, 2011 at 10:52
Kunjungan rutin ke blog ini… hehehe
Saya Abed Saragih mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha
Diketik
ditunggu kunjungan dan komentar baliknya
salam persahabatan