Winter Wonderland!

Note: Postingan berikut akan dibuat berseri. Menceritakan perjalanan saya ke Jepang tepat setahun yang lalu. Untuk membacanya, harap set tanggalan anda, mundur ke tahun 2009. Hehehe.

15 Maret 2009

Pagi ini saya bangun (lumayan) pagi. Jam di telepon seluler menunjukkan angka pukul 7.15 AM. Udara menusuk ruangan. Dingin sekali. Gemuruh angin semalam sudah berhenti. Nano nano chan mengetuk kamar saya. Dia mengatakan agar saya berkemas dan bersiap untuk berangkat ke Hachinohe pagi ini.

Dia membuka jendela dan berkata “Wita,coba lihat sini, bersalju lho!”

Saya yang memang ndeso belum pernah lihat salju turun, segera mendekat dan terpesona dengan pemandangan di luar. Rupanya badai semalam telah merubah pekarangan di rumah sebelah tertutup salju. Saya masih ingat sebelumnya pekarangan ini bersih. Namun dalam semalam langsung berubah menjadi putih, tertutup salju. Waw!

Setelah makan pagi, kami berkemas dan bersiap untuk berangkat ke Hachinohe. Nano nano chan sudah mengangkut koper saya ke dalam mobil. Ketika saya hendak berpamitan dengan nenek, beliau memperhatikan kaki saya dan bertanya apakah saya akan memakai sepatu yang saya pakai saat itu. Saya jawab karena saya tidak punya lagi, jadi tidak ada pilihan lain.

Beliau lalu menyuruh saya mencoba sebuah sepatu kets putih. “Wah muat” kata saya.

“Buat kamu saja, masa kamu mau jalan di salju pakai sepatu itu (sepatu karet saya). Di luar, dingin dan licin. Sudah buat kamu saja” begitu kira-kira kata beliau.

Wah saya sangat terharu dengan kebaikannya. Saya mengucapkan terimakasih sambil memeluk nenek. Saya memberi tahu Nano nano chan kalau nenek memberi saya sepatu. Dia lalu mengucapkan kata-kata favoritnya “Yokatta ne wita!”

Selanjutnya saya akan sering sekali mendengar kata-kata ini. ^^;

Koiwai Farm

Hanya salju dan salju

Dia sangat antusias bercerita mengenai rute yang akan kami lewati. Katanya ada peternakan yang sangat bagus di daerah ini. Namanya Koiwai. Biasanya sangat ramai, dan hijau jika musim semi dan panas. Namun berhubung masih musim dingin, maka kami tidak menemui satupun hewan. Sejauh mata memandang yang terlihat hanyalah hamparan salju yang putih. Sepi sekali.

Tutupin muka pake kertas, soalnya klo nyengir, gigi bisa kering

Saya mengigil kedinginan dan terheran-heran melihat seorang wanita muda yang memai rok pendek hitam dan stoking tipis. Saya bertanya pada nano nano chan, apakah wanita itu tidak kedinginan? Dia menjawab “Yah, inilah negaraku. Kami sudah terbiasa dengan cuaca seperti ini”o_O;

Mungkin kalau suatu hari ada orang Jepang yang mengeluh tentang kepanasan di Jakarta, mungkin saya akan menjawab dengan kata-kata yang sama. Hehe.

Kami masuk ke dalam toko souvenir. Hampir seluruh produk yang dijual di toko ini adalah hasil dari peternakan tersebut. Ada susu segar, keju, cheese cake, kue-kue dan souvenir lainnya. Saya hanya membeli susu karena lumayan lapar. Kami membeli sebuah cheese cake untuk oleh-oleh karena nanti malam kami akan berkunjung ke rumah salah satu temannya di Hachinohe.

Perjalanan dilanjutkaan!

Next: Hachinohe!

One thought on “Winter Wonderland!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s