Lucky God Sendai Shiro

Note: Postingan berikut akan dibuat berseri. Menceritakan perjalanan saya ke Jepang tepat setahun yang lalu. Untuk membacanya, harap set tanggalan anda, mundur ke tahun 2009. Hehehe.

22 Maret 2009

Kami kemudian keluar toko dan kembali menyusuri Sunmall Ichibancho ini. Satu hal yang mengusik benak saya: Siapa sih “Sendai Shiro”? karena dimana-mana saya melihat foto, patung, kaos bersablonkan wajah pria botak ini dengan tulisan “Lucky God Sendai Shiroh”. Siapa dia? Jika dia dewa, kenapa ada foto yang menunjukkan bahwa dia benar-benar ada alias seorang manusia.http://www.emocutez.com

Setelah saya baca, ternyata Shiro adalah seorang laki-laki biasa yang hidup di jaman Edo. Dia lahir di Sendai pada tahun 1860 (bisa dibaca di sini). Shiro adalah pemuda dengan keterbelakangan mental yang selalu tersenyum dan bermain dengan anak-anak. Konon, jika ia masuk ke dalam sebuah toko, maka toko itu mendadak menjadi ramai penuh pengunjung.

Para pemilik toko yang mengetahui ini kemudian beramai-ramai mengundang Shiro untuk masuk ke dalam toko mereka. Mereka memberinya makanan dan minuman. Namun terkadang Shiro tidak asal masuk ke dalam toko yang mengundang. Konon, ia dapat melihat niat dan watak orang. Hal inilah yang kemudian membuat Shiro dianggap sebagai pembawa keberuntungan dalam dunia bisnis di Sendai.

Maka jangan heran jika berjalan-jalan di Sendai dan akan menemui patung atau foto pria botak ini di setiap toko. Yah, karena dia dianggap dewa pembawa keberuntungan. Bahkan ada kuil kecil khusus diperuntukkan baginya. Kuil yang unik. Terletak di antara pertokoan. Sedikit janggal karena biasanya sebuah jinja (kuil shinto) berada di alam terbuka, bukan di dalam gedung pusat perbelanjaan seperti ini. Orang Jepang memang ada-ada saja.

Hampir pukul satu dan perut saya sudah berbunyi. Angin semakin dingin, maka kami mampir ke sebuah kafe untuk duduk sejenak dan menghangatkan diri. Saya suka kafe ini. Sangat girly dengan cat warna merah muda. Nama kafe ini “Caffe Veloce”, saya langsung mengasumsikan dengan kata “Velocity” yang artinya cepat. Hmm, apa iya? Entahlah, mungkin *sotoy banget*. Yang jelas begitu ditanya mau pesan apa, saya langsung menjawab Maccha latte. Favorit!

http://www.emocutez.com

Nano nano chan mengatakan kalau dia akan ke atm dulu, jadi saya ditinggal di sebuah toko Disney di ujung jalan. Cukup lama menunggu dia, akhirnya saya berputar-putar di toko ini. Ada begitu banyak merchandise disney dan yang paling banyak adalah Lilo and Stitch. Toko ini terdiri dari dua lantai. Saya sudah mulai lelah menunggu. Sejak saya datang dimana toko masih lengang hingga toko menjadi penuh sesak (oh, apakah saya pengganti Sendai Shiro?hehe), yang ditunggu tidak datang juga.

Saya memutuskan untuk naik ke lantai 2, disana lebih banyak lagi mainan dan kostum untuk anak-anak. Saya terpaku pada televisi yang memutar program promosi ke Tokyo Disneyland. Sepertinya mengasyikkan. Baru saja akan membalikkan badan ketika saya dikagetkan dengan kehadiran Nano nano chan di samping saya. Horee, waktunya makaan!

http://www.emocutez.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s