Hachinohe Festivals

Note: Postingan berikut akan dibuat berseri. Menceritakan perjalanan saya ke Jepang tepat setahun yang lalu. Untuk membacanya, harap set tanggalan anda, mundur ke tahun 2009. Hehehe.

23 Maret 2009

Tidak banyak yang saya lakukan hari ini. Hanya berkeliling kota. Jadi saya ingin cerita sedikit tentang kota ini. Hachinohe adalah sebuah kota di prefektur Aomori. letaknya di Timur Laut dan menghadap ke Samudra Pasifik.

Ketika browsing bermacam-macam kota di Jepang lewat wikipedia, saya baru tahu kalau kota-kota di Jepang memiliki bendera dan simbol tersendiri. Untuk Hachinohe bendera kotanya adalah seperti di bawah ini.

Sedangkan simbol untuk Hachinohe adalah Yawata-uma yaitu sebuah kuda kayu dengan sadel emas dan hiasan bunga plum di kepalanya. Hiasan kuda kayu ini merupakan souvenir khas dari Hachinohe yang jarang ditemukan di tempat lain. Di masa lalu Hachinohe terkenal penghasil kuda perang nomor satu di Jepang.  Berternak kuda adalah salah satu mata pencaharian yang cukup menjanjikan pada saat itu.

Hachinohe juga memiliki flora dan fauna yang khas. Untuk tanamannya ada sejenis pohon cemara (Japanese yew), bunga Chrysanthemum sedangkan untuk jenis faunanya adalah si umineko alias black-tailed gull.

Hachinohe merupakan kota pelabuhan kedua terbesar setelah Yokohama. Namun, jika Yokohama adalah pelabuhan untuk import dan eksport barang dan untuk transportasi, maka pelabuhan Hachinohe terkenal sebagai  penghasil ikan terbesar di Jepang.

Enburi & Sansha Taisai

Ada dua jenis festival utama di Hachinohe, yaitu Enburi dan Sansha Taisai. Keduanya adalah sebuah festival besar di Hachinohe.  Enburi Biasanya akan diwarnai dengan parade iring-iringan dan tarian oleh sekitar 15 hingga 20 orang.

Enburi diadakan setiap bulan Februari pada tanggal 17-20.Tujuan dari festival ini adalah berdoa kepada dewa agar mendapat hasil panen yang melimpah di musim panen yang akan datang dan juga mengajari orang-orang tentang bagaimana cara bertani. Festival ini juga menandai berakhirnya musim dingin yang berkepanjangan.

Sayang, saya datang bulan maret, jadi hanya bisa menonton festival ini di sebuah tv besar di satu sudut kota.

Sansha Taisai adalah sebuah festival musim panas. Sansha berarti tiga kuil karena diselenggarakan oleh tiga kuil yaitu Ogami Jinja, Shinra Jinja, and Shinmei-gu, sedangkan Taisai artinya festival. Festival ini dirayakan secara besar-besaran berupa parade arak-arakan bermacam-macam dekorasi.

Saya sempat mengambil foto replika dari sebuah arak-arakan dari Sansha Taisai ini di city hall. Wah, sayang untuk Sansha Taisai, saya datang terlalu awal heheh. Sansha Taisai diadakan selama lima hari mulai 31 Juli hingga 4 Agustus.

http://www.emocutez.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s