Tong Sampah

Iseng-iseng membuka situs jejaring sosial paling awal “Friendster” (ya ampun jadul banget!) dan menemukan tulisan ini. Tulisan yang saya tulis sekitar tahun 2007. Hihi jadi terkenang…

————————————————————————————————-

Tahukah kau? Tong Sampah tetaplah tong sampah….

Tong Sampah yang bermimpi untuk menjadi sebuah keranjang cantik dimana semua orang akan selalu melihat padanya…..

Tong Sampah itu hanya bermimpi sejenak saja…..dalam mimpinya orang2 melihat padanya, mengelu-elukannya, memujinya….peduli padanya….mimpi yang suaangat indah…

Tapi …Tong Sampah kemudian berhenti bermimpi…..

Tong Sampah pun kembali pada tempatnya…di pojok ruangan….dimana orang-orang hanya akan melihat dan menghampirinya untuk membuang sampah…..

Tong Sampah yang hanya dapat terdiam tanpa bisa berbuat apa2….

Tong Sampah yang hanya bersahabat dengan sampah2 dari orang lain….

Suatu hari….Ah…lihat ada yang datang menghampiri….*tap tap tap*

Tong Sampah terlihat berbinar-binar….sepertinya orang itu baik….pikirnya.

Tak lama……plung!

*sigh* desah Tong Sampah tertunduk sedih….”ahh…bukan orang yang benar2 melihatku, lagi-lagi hanya orang yang membuang sampah….”

Selama ini begitu banyak sampah yang menumpuk di dalamnya….Tong Sampah pun sudah tak mampu lagi menahannya….orang2 dengan seenaknya membuang sampah mereka ke dalam dirinya…mereka bahkan sama sekali tak mencoba untuk mengangkat atau membersihkan Tong Sampah ketika sampah2 itu menumpuk ….

Mereka bahkan tak peduli dengan keadaan Tong Sampah itu sendiri…sesungguhnya tong sampah pun punya masalah sendiri…dia mulai karatan…di beberapa sisi badannya terdapat 2, 3 lubang….ia pun mulai terlihat penyok di kanan kirinya…

Ketika Tong Sampah mulai berlubang dan sampah berserakan, beberapa orang hanya menendangnya, “Dasar Tong Sampah tak berguna, Tong Sampah goblokkk, jadi Tong Sampah aja gak bener!!” *DUAKK!!*

Ketika tak ada orang di sekitarnya…terkadang Tong Sampah menangis tersedu-sedu di pojok ruangan….

Kini sampah2 itu telah menumpuk begitu tinggi , sampah2 yang selama ini dipendamnya di dalam dirinya seakan akan ingin meledak keluar. Ia tak mampu lagi menahannya….ingin rasanya ia berteriak:

“HENTIKAN!! JANGAN BUANG SAMPAH LAGI”!!

“AKU TAK KUAT LAGI!!!”

“HENTIKAN!!!!!JANGAN KAU BUANG SAMPAHMU LAGI KE DALAM DIRIKU!!”

“AKU MUAK MENJADI TONG SAMPAH!!”

Tapi…Tong Sampah hanyalah tong sampah….tak mampu bicara…tak mampu berteriak….hanya mampu terdiam….menangis sesenggukan…

Kemudian seseorang datang menghampiri, seseorang yang benar2 peduli padanya. Ia berkata, “Ya ampun, tong sampah ini masih berdiri kuat di sini. Hebatnya…padahal dahulu aku pernah mencoret-coret tong sampah ini. Ah, aku jadi merasa bersalah. Tetapi semakin dilihat tong sampah ini semakin gagah.”

“Rupanya bertahun-tahun berada di tempat ini menjadikan tong sampah ini tak tergantikan. Betapa irinya diriku. Sejelek apapun tong sampah ini ternyata dia tidak dibuang atau dipindah ke tempat lain. Ternyata orang-orang masih membutuhkan tong sampah. Wahai, tong sampah, betapa beruntungnya dirimu. Sebagai permintaan maafku beberapa tahun lalu, ijinkan aku menambal kan membersihkan karatmu, agar kau terlihat cantik”.

Orang itu kemudian mulai bekerja membersihkan tong sampah itu. Ia bekerja keras memisahkan sampah-sampah yang ada di dalamnya. Orang ini tidak tahu, betapa tong sampah sangat terharu atas perbuatannya. Ternyata masih ada orang yang melihat dirinya. Ah, walaupun hanya seorang, ini lebih baik daripada tidak ada sama sekali.

—————————————-END—————————————————

4 thoughts on “Tong Sampah

    • Hehehe makasih neechan, terkadang klo lg frustasi, malah bisa nulis sesuatu yang lumayan bagus, heran sama otakku ini kwkwkwkwkwk😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s