Aquamarine Fukushima, apa kabarmu?

Seharusnya tulisan ini saya selesaikan bulan April tahun lalu. Tulisan tentang akhir perjalanan saya ke Jepang. Alasan saya menunda penulisan adalah semua postingan di blog harus dikerjakan setelah pulang kerja dan bisa selesai antara jam 1 pagi. Saya tidak kuat bergadang hingga pagi hari setiap hari karena tulisan ini dibuat per hari.

Namun, bencana yang menimpa Jepang pada Jumat (11/3) minggu lalu, membuat saya termenung. Hampir 90 per sen waktu tiga minggu di Jepang, saya habiskan di kawasan timur laut.

Hachinohe yang merupakan kota pelabuhan adalah tempat singgah terlama saya. Mau tidak mau, keterikatan emosi memang benar adanya dengan kota ini. Syukurlah beberapa teman sudah memberi kabar bahwa korban jiwa hanya sedikit yang jatuh di kota ini. Tetapi, Hachinohe juga menderita kerusakan yang cukup parah. Saya belum melihat kota ini aftermath karena semua perhatian terpusat di Fukushima.

Fukushima, bukan kota yang asing bagi saya. Satu hari menjelang kepulangan saya ke Indonesia, saya mengunjungi kota ini. Tepatnya mengunjungi Aquamarine Fukushima. Seumur hidup saya belum pernah lihat konservasi laut sebagus ini. Bangunannya pun sangat cantik. Tepat di pinggir laut.

 

Aquamarine Fukushima dari depan

 

Aquarium ini merupakan simbol dari kawasan Onahama di kota Iwaki. Akuarium terbagi menjadi dua zona yang mewakili pertemuan dua arus laut yaitu arus dingin dari Kuril dan arus selatan yang hangat.

 

akuarium utama

Zona di area Kuril, udaranya cukup dingin (menurut saya) namun buat orang Jepang, biasa saja. Yang membuat saya terkesima adalah ketika memasuki zona tropis. Udaranya benar-benar dibuat sama seperti di Indonesia. Penghuni zona ini kebanyakan tanaman dan biota tropis. Ada banyak macamnya, tapi saya sudah lupa.

Yang mencolok pada hari itu adalah festival Coelacanth. Ikan purba ini tengah menjadi primadona di Aquamarine Fukushima ini. Ketika mendekat ke area Coelacanth, saya mencium bau yang sangat familiar, Indonesia sekali.

Dan, ternyata benar, ada serangkaian bunga anggrek di dekat pintu masuk. Ternyata Coelacanth ditemukan di Indonesia, tepatnya di kepulauan Sulawesi dan Papua. November tahun lalu, akuarium ini bekerjasa dengan LIPI berhasil menemukan Coelacanth di Pulau Biak.

Mengingat semua yang ada di pinggir laut di Fukushima rata dengan tanah, saya langsung mencari kabar tentang akuarium ini di internet dengan kata kunci “aquamarine fukushima, tsunami”. Laman yang muncul paling atas memuat kata-kata:

“Sadly, Aquamarine Fukushima — which sits closer to the epicenter and was hit by tsunami waters — will lose much of its living collection. …”

Informasi ini didapat dari situs Monterey Bay Aquarium yang rupanya merupakan sister aquarium dengan Tokyo Aquarium dan Fukushima Aquarium. Berita beserta video kondisi akuarium tersebut bisa dilihat di sini.

Melihat rekaman tersebut, ingatan saya berputar sendiri ke masa dua tahun lalu. Rasanya seperti baru kemarin saya berdiri di depan pintu masuknya, melihat akuarium yang begitu besar seperti yang saya impikan, dan naik ke menara pengamatnya untuk melihat laut lepas yang begitu tenang.

Dari samping Aquamarine Fukushima

Sedih. Karena ada begitu banyak biota laut di sini. Sulit dibayangkan jika semua itu kini sudah porak poranda. Semoga saja mereka bisa cepat pulih kembali.

Hanya Tinggal Kenangan: Postcard yang saya beli di toko souvenir di lt.1 Aquamarine Fukushima. Sekarang lt.1 sudah porak poranda. (EPS/2011)

 

9 thoughts on “Aquamarine Fukushima, apa kabarmu?

    • aku sedih mikirin hewan-hewan itu, pas tsunami datang siapa yang nolong mereka,ya? kasian😦 tapi memang betul, neechan. aku yakin jepang bisa bangkit dengan segera.

    • yachhhhhhhhh saya mencari info tetang aquamarine ini….bagaimana keadaannya sekarang ? sebuah tempat yang sangat memukau…..terakhir kunjungan saya kesana September 2009. Bagaiman dengan Kota Iwaki, Mercusuarnya, dan pusat pelelangan ikannya ………….Kota yang sangat bagus.

    • well, hello, tom. thanks for stopping by. it is sad and you had done great job with the video. seeing those cute creatures made me sad. i hope they’re okay.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s