Kereta Lambat

So the fire is almost out and there’s nothing left to burn… – The Cure, 39

Bahkan obrolan dengan subjek tentang dia pun tidak bisa mengubah suasana hati ini. entah mengapa, semua terasa salah. Entah bagian mana. Tempat inikah? Orang-orang inikah? Ah atau mungkin otakku yang salah?

Semua terasa kosong. Ada kalanya aku bergumam dan bermain dengan pikiranku sendiri “mungkin tidak seharusnya aku di sini. Apa sih yang aku lakukan di sini? Untuk apa?”. Di saat semua orang sudah duduk di kursi masing-masing dan siap melaju, aku masih ragu menjejakkan kakiku ke arah pintu kereta itu. aku tidak yakin kereta ini akan membawaku ke arah tujuanku. Namun, wajah-wajah di dalam kereta seakan berkata “apa yang kau lakukan, Pandir? Ayo cepat naik! Kereta ini akan segera berangkat!”.

Aku tanpa pikir panjang memanjat masuk ke dalam pintu yang tak lama menutup dengan cepat di belakangku. Pemandangan di stasiun mulai kabur. Aku menatap kosong stasiun melalui kaca transparan di depanku. Aku pergi…akankah kukembali? Pertanyaan yang sulit kujawab namun satu yang pasti… gerbong keretaku mulai bergerak…perlahan tapi pasti.

2 thoughts on “Kereta Lambat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s